Kamis, 07 Juli 2016

اللَّهُ أكْبَرُ اللَّهُ أكْبَرُ اللَّهُ أكْبَرُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ، واللَّهُ أكْبَرُ اللَّهُ أكْبَرُ ولِلَّهِ الحَمْدُ


Setelah sebulan lamanya kaum muslimin menunaikan puasa Ramadhan, kini saatnya merayakan Idul Fitri. Sebagaimana di tempat lain di seluruh dunia, kaum Muslimin di lingkungan RW 010 pun 
menyelenggarakan Sholat Idul Fitri di Masjid Al Abror.

Sholat Idul Fitri tahun ini dipimpin oleh Ustadz Muqarrabin, Sarjana Agama. beliau bertyinggindak sebagai Imam sekaligus khatib.

Beliau menyinggung tentang doa malaikat Jibril yang diaminkan oleh Rasulullah SAW. tatkala beliau SAW menaiki mimbar. Ada tiga kelompok orang yang dido‘akan dengan kejelekan oleh Jibril dan diaminkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka itu adalah:


1.Orang yang mendapati bulan Ramadhan tetapi dia tidak diampuni.

2. Orang yang mendapati kedua orang tuanya masih hidup atau salah satunya, tetapi ia masuk ke dalam Neraka.

3. Orang yang disebutkan di hadapannya nama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi ia tidak bershalawat kepadanya.


Semoga kita tidak termasuk ke dalam tiga kelompok orang yang dimaksud hadits di atas. Dan termasuk shoimin yang aidin wal faizin. Semoa Allah menerima puasa, sholat, bacaan Alquran, zakat, dan semua ibadah kita. Amin Ya Robbal "alamin. (ayahr@nia)


MC Mahyuddin Hanafi
Bilal Ust.M.Shandi
Imam/Khotib Ust.Mukarobin
Jama'ah
Jama'ah



Nabi Muhammad saw bersabda:

Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh. HR Muslim

Beberapa catatan
1. Lebih utama dimulai dilaksanakan sehari setelah ldul Fitri (2 Syawal), namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal. Agar kita termasuk orang yang bersegera melaksanakan kebaikan.

2. Berurutan 6 hari lebih baik, karena insyaAllah lebih mudah, dan juga termasuk bersegera melakukan kebaikan

3. Usahakan untuk menunaikan qadha puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh Ibnu Rajab Al-Hambali berkata, "Siapa yang mempunyai kewajiban qadha' puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa gadha'nya di bulan Syawal Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang Muslim menjadi gugur.

Bahkan puasa qadha itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.

Lathoiful Ma'arif, hal. 391

Semoga kita termasuk yang mendapatkan kemudahan dan petunjuk dari Allah Swt, untuk bersegera dan berlomba-lomba dalam kebaikan . 

Rabu, 06 Juli 2016


خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Alloh maha mendengar lagi maha mengetahui". (Q.S At-Taubah ayat 103)

Juga hadits riwayat muttafaqun alaihi yang artinya: "Islam didirikan diatas lima dasar: Mengikrarkan bahwa tidak ada tuhan selain Alloh dan Muhammad adalah utusan Alloh, mendirikan sholat, membayar zakat, menunaikan haji, dan berpuasa pada bulan Romadhon". (H.R. Muttafaq 'alaih)

"Sungguh berbahagialah orang yang mengeluarkan zakat (fitrahnya), menyebut nama Tuhannya (mengucap takbir, membesarkan Alloh) lalu ia mengerjakan sholat (idul fitri)". (Q.S. Al-A'la ayat 14-15)

"Rosululloh SAW telah mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang shaum dari segala perkataan yang keji dan buruk yang mereka lakukan selama mereka shaum, dan untuk menjadi makanan bagi orang orang yang miskin. (H.R. Abu Daud)

Panitia Zakat Masjid Jami Al Abror semenjak dua hari sebelum Idul Fitri sibuk mempersiapkan pendistribusian zakat yang diterima dari para muzakki kepada mustahiq yang ada di sekitar masjid di lingkungan RW 010.

Tahun ini jumlah muzakki yang menyalurkan zakat fitrahnya mencapai angka seribuan, sedangkan mustahik berada di kisaran angka enam ratus lima puluhan. Dengan jumlah penerimaan zakat fitrah sebanyak 1.131 liter beras dan 34.195.000 rupiah . 

Alhamdulillah hingga dini hari malam Takbiran, pengurus telah menyelesaikan tugasnya dan menghabiskan zakat fitrah kepada mutahik di sekitar masjid Jami Al Abror melalui ketua-ketua rukun tetangga 04, 05, 07, hingga 012. Ditambah lagi beberapa musafir yang lalu lalang di depan masjid dan sekedar meminta tambahan dari dana zakat.
Kita semua berharap dapat meminimalisasi jumlah mustahik hingga jumlah muzakki kian bertambah. Insyaa Allah.

Pembagian Zakat

Sabtu, 02 Juli 2016

Sekitar 29 remaja putera dan puteri dari RW 010 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan berkumpul di Masjid Jami Al Abror untuk mwngikuti swbuah kegiatan rohani yang diberi label Mabit atau Malam Pembinaan Iman dan Takwa. Acara ini dimotori oleh Karang Taruna RW 010. 
Peserta Mabit terdiri atas remaja yang bergabung dalam wadah Karang Taruna.

Mabit ini dimulai dengan pembukaan oleh Ketua RW 010 Bapak Waldi, SE. Dan dilanjutkan dengan Tadarus Al Quran.
Setelahnya, peserta beristirahat tidur dan bangun untuk melakukan sholat malam/tahajud dilanjutkan dengan  tafakkur alam dan muhasabah dengan melakukan perjalanan jurit malam melintasi pemakaman umum Tanah Kusir.  Kemudian peserta menyantap makanan sahur dan sholat subuh. Usai sholat subuh, acara ditutup.
Semoga acara seperti ini dapat berdampak positif bagi pribadi peserta agar lebih bijak dalam bertindak dan berprilaku. Serta lebih beradab dalam sikap ketika berada di lingkungan masjid. (Ayahrh@nia)

Menu

Link Rujukan

LPJ ZISF 2016 M

PENERIMAAN :

1.Fitrah beras = 1,131 Ltr
2.Fitrah uang = Rp. 34.195.000
3.Mal = Rp. 9.950.000
4.Infaq = Rp. 9.800.000
5.Fidyah = Rp. 400.000

SALDO :

INFAQ = Rp. 3.252.500
FIDYAH = Rp. 300.000

TOTAL = Rp. 3.552.500

MUSTAHIQ RW 10

1.RT.12 = 230 Jiwa
2.RT.11 = 85 Jiwa
3.RT.10 = 40 Jiwa
4.RT.09 = 107 Jiwa
5.RT.08 = 34 Jiwa
6.RT.07 = 72 Jiwa
7.RT.05 = 31 Jiwa
8.RT.04 = 40 Jiwa
9.RT.03 = 20 Jiwa

TOTAL = 659 Jiwa

Kolom Iklan


AmazingCounters.com

Like Dan Follow Sosial Media

Video Distribusi Zakat

,

Popular

Get Update

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Flag Counter

Buku Tamu

Sahabat